Career Planning in Vocational High School

Dery Septa Yanni(1*), Khairani Khairani(2),

(1) Universitas Negeri Padang
(2) Universitas Negeri Padang
(*) Corresponding Author




Abstract

This research is motivated by the phenomenon of students who do not understand their interests and talents so that they have an impact on their careers and do not get information from counseling teachers regarding career information. Career planning is a provision or process that an individual must undergo and go through in an effort to achieve the desired career goals. This study aims to describe the career planning of vocational students which includes, 1) self-knowledge and understanding, 2) knowledge and understanding of work and 3) integration of personal information with existing jobs. This type of research is a quantitative descriptive study. The sample of this research was 246 students of class X and XI SMKN 1 Pasaman in the academic year 2020/2021 who were selected using the simple random sampling technique. The research instrument used a questionnaire about the career planning of students of SMKN 1 Pasaman with the Likert scale model answer choices. Data analysis using descriptive statistical analysis techniques. The results revealed that:, 1) the career planning of SMKN 1 Pasaman students from all aspects was generally in the good category with a percentage of 58.13%, 2) the career planning of SMKN 1 Pasaman students from the aspect of knowledge and understanding of themselves was generally in the good category with a percentage 52.44%, 3) career planning of SMKN 1 Pasaman students from the aspect of knowledge and understanding of work is generally in a good category with a percentage of 47.97% and 4) career planning for SMKN 1 Pasaman students from the aspect of integrating self-information with existing jobs, generally in pretty good category with a percentage of 55.28%.

Keywords

Career Planning; Students

References

Afdal, A., Suya, M., Syamsu, S., & Uman, U. (2014). Bimbingan karir kolaboratif dalam pemantapan perencanaan karir siswa SMA. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 2(3), 1-7.

Agustin, R., Sano, A., & Yusri, Y. (2017). Minat siswa melanjutkan pendidikan berdasarkan tipe kepribadian.

Ahmad, R. (2013). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Padang: UNP Press.

Atmaja,Twi Tandar. (2014). Upaya meningkatkan perencanaan karir siswa melalui bimbingan karir dengan penggunaan media modul. PSIKOPEDAGOGIA. Vol. 3, No.2

Badan Pusat Statistik. (2018). Agustus 2018: Tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 5,34 persen.

Baharuddin, B. (2017). Pengembangan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif sekolah menengah kejuruan terhadap efektif dan efisiensi pembelajaran. Jinotep (jurnal inovasi dan teknologi pembelajaran) kajian dan riset dalam teknologi pembelajaran, 1(2), 115-126.

Fadli, R. P., Alizamar, A., & Afdal, A. (2017). Persepsi siswa tentang kesesuaian perencanaan arah karir berdasarkan pilihan keahlian siswa sekolah menengah kejuruan. Konselor, 6(2), 74-82.

Handoko, T. Hani. (2000). Manajemen personalia dan sumber daya manusia. Edisi ke-2. Yogyakarta: BPFE.

Husnuzon, b. (2019). Pengaruh bimbingan karir dengan menggunakan modul dumatari (modul pemahaman diri tentang karir) terhadap perencanaan karir siswa pada siswa di SMA Laksamana Martadinata Medan TA 2019/2020 (Doctoral Dissertation, Universitas Negeri Medan).

Ibrahim, Y., & Khairani, K. (2018). Bimbingan dan konseling karir. jakarta: Ikatan Konselor Indonesia.

Intani, C. P., & Ifdil, I. (2018). Hubungan kontrol diri dengan prestasi belajar siswa. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(2), 65-70.

Isna, M. (2001). Diskursus pendidikan islam. Yogyakarta: Global Pustaka Utama.

Kattsoff, L. O. (2004). Pengantar filsafat (Alih Bahasa: Soejono Soemargono). Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya.

Komara, I. B. (2016). Hubungan antara kepercayaan diri dengan prestasi belajar dan perencanaan karir siswa. Jurnal Psikopedagogia, 5(1), 33-42.

Kurniasari, R., Sofah, R., & Harlina, H. (2016). Kemampuan perencanaan karir siswa Kelas X di SMA Negeri 3 Palembang (Doctoral dissertation, Sriwijaya University).

Lestari, N. (2012). Program bimbingan karir untuk mengembangkan kompetensi karir peserta didik sekolah menengah atas: eksperimen kuasi terhadap peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Bandung Tahun Ajaran 2011/2012. Skripsi Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.

Mastur & Triyono.(2014). Materi layanan klasikal bimbingan dan konseling bidang bimbingan karier. Yogyakarta: Paramitra Publishing.

Miskiya, L. (2013). Faktor determinan kemampuan perencanaan karier siswa kelas XI SMA Negeri Se-Kabupaten Tegal Tahun Ajaran 2013/ 2014. Skripsi. Jurusan Bimbingan Dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang.

Nasution, H. (2019). Perencanaan karir mahasiswa setelah wisuda pascasarjana. Consilium: Berkala Kajian Konseling dan Ilmu Keagamaan, 6(1), 1-8.

Nengsih, N., Firman, F., & Mega, I. (2015). Pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap perencanaan arah karier siswa SMA Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang. Konselor, 4(3).

Nova, L. M., Firman, F., & Sukmawati, I. (2015). Efektivitas layanan informasi dengan pendekatan problem. Ilmiah Konseling Konselor, 1–10.

Passalowongi, M. (2020). Pengaruh bimbingan kelompok dalam pengembangan bakat dan minat siswa jurusan pelayaran SMK Negeri 2 Barru. Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 7(1), 28-35.

Pio, R. J. (2017). Perencanaan dan pengembangan karir. Seminar Nasional TIK dan Ilmu Sosial (SocioTech) 2017. STMIK Bumigora, 10 Oktober 2017.

Prayitno, E. (2006). Psikologi perkembangan remaja. Padang: Angkasa Raya.

Rachman, R., & Mukminin, A. (2018). Penerapan metode certainty factor pada sistem pakar penentuan minat dan bakat siswa SD. Khazanah Informatika: Jurnal Ilmu Komputer dan Informatika, 4(2), 90-97.

Rambe, R. (2018). Layanan bimbingan karir dalam meningkatkan perencanaan karir siswa kelas xi mia 3 di madrasah aliyah negeri 3 Medan (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).

Rima, P. Alizamar & Afdal (2017). Persepsi siswa tentang kesesuaian perencanaan arah karir berdasarkan pilihan keahlian siswa sekolah menengah kejuruan. Konselor, 6(2), 74-82.

Simamora, H. (2004). Manajemen sumber daya manusia. Edisi III. Yogyakarta: YKPN.

Sulusyawati, H., A. Muri Y., & Daharnis. (2017). Perencanaan karier siswa di sma ditinjau dari status sosial ekonomi, jenis kelamin, dan jurusan. Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik), 1(1), 8-14.

UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Bandung: Citra Umbara.

Winkel, W. S & Hastuti, S. (2013). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi.

Yendi, F. M., Ardi, Z., & Ifdil. (2014). Counseling services for women in marriage age. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 2 nomor 3, 31–36.


Full Text: PDF

DOI: 10.24036/00373kons2021
10.24036/00373kons2021

Article Metrics

Abstract View : 110 times
PDF : 140 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.